pada saat itu (saya lupa hari dan tanggal berapa) yang pasti saya masih duduk dibangku kelas X dan mendapatkan pelajaran tambahan pelajaran fisika.
harap-harap cemas dengan yang diberitakan anak-anak kelas X bahwa guru yang mengajar bimbingan belajar adalah pengajar “rolling”
maksutd saya, pengajar dari kelas XI mengajari kami yang duduk manis bermwajah imut-imut dikelas X
:D:D
jadi bukan pengajar nya yang guling-gulingan dilantai sambil mengajari kami
setelah bel masuk berbunyi, ternyata eh ternyata yang mengajar kami adalah seorang guru legendaris nya smada.
saya kasih clue nya ya…
- yang mengajar fisika kelas XI (the one and only for science class)
- easy going, humble, calm, prestigious absolutely
that’s why he’s famous on our school… ![]()
- high tech
bisa menebak??? yaaaa anda yang duduk dikursi panas apabila bisa menebak dengan tebakan tepat, anda akan mendapatkan hadiaaaaaahhh…….mug cantik
:D:D
I’m just kidding sorry
RUDY HILKYA begitu nama lengkap beliau. sering dipanggil dengan panggilan “pak rudy…”

beliau adalah seorang pengajar yang amat saya kagumi. awalnya saya hanya mengenal nama beliau dari paman saya yang dulunya merupakan mantan murid istri beliau. lalu paman saya bertemu pak rudy di smada dan (mungkin) memberikan selembar stiker fisikarudy.com
saya yang waktu itu iseng bermain-main dikamar paman saya lalu bertanya siapa itu fisika rudy?
lalu paman saya membeberkan tentang fisika rudy. saya masih ingat apa kata paman saya, “beliau merupakan guru yang high tech. beliau memiliki website sendiri”
satu kata yang saya katakan “hebatnya…” dengan aksen kalimantan selatan tentunya
saya yang waktu itu tidak mengerti apa-apa, speechless…
dan yang membuat saya semakin speechless adalah beliau memenangkan lomba blogger se-indonesia dan beliau sangat calm. tidak seperti jawara yang lain yang menggembar-gemborkan “saya juara blogger se-indonesia…..saya hebat!” beliau tidak seperti itu. salah satu sifat yang saya senangi adalah seseorang yang tidak tinggi hati. karena apabila tinggi hati, akan membuat suatu pertikaian yang tidak kita inginkan.
ya kembali lagi pada topik awal…
awal nya saya sangat takut dengan apa yang dikatakan orang-orang selama ini tentang pak rudy. beliau terlalu keras dalam mengajar, mengharuskan muridnya ini dan itu dan apalah itu. kesan yang mengusik proses belajar saya selama bimbingan belajar nanti saya pikir.
tak berapa lama, pak rudy memasuki kelas kami dengan pembawaannya yang cool (memang beliau cool) ![]()
beliau pribadi yang disiplin pada waktu. saat itu beliau tepat waktu datang kekelas kami. saya yang mengenal beliau (ya tidak terlalu dekat memang) mencoba tidak menatap mata beliau ![]()
entah mengapa saya takut. many people said to me he’s the most killer teacher in smada. wadoooohhh toloooong tolooooong!! ![]()
tapi saya mencoba menampiknya dengan bersikap tentang.
dalam proses belajar itu saya mengikuti dengan saksama. “ternyata beliau lugas dalam memberikan materi. tidak berbelit-belit, to the point what we’re talking about” pikir saya saat itu
setelah beliau membeberkan materi tentang “cermin”, kami diberikan test. test nya dilakukan 2 kali. dan 2 kali kesempatan itulah saya mendapatkan nilai yang sangat jauh dari harapan….saya kecewa, padahal beliau sangat lugas memberikan materinya
sejak berakhirnya bimbingan belajar, saya tidak pernah melihat pak rudy lagi. mungkin beliau sibuk dan saya juga sibuk. jarang sekali rasanya melihat beliau…
memasuki tahun ajaran baru, kami yang duduk manis dibangku X akhirnya syukur alhamdulillah naik kelas XI ![]()
sebagian dari kami lolos tes nilai jurusan ilmu alam. betapa bahagianya….
banyak yang mengatakan, “lebih baik saya memilih jurusan lain daripada harus memilih jurusan ilmu alam yang nanti nya akan bertemu pelajaran yang tidak santai dan guru-guru beraliran keras dalam mengajar seperti pak rudy”
saya tidak memperdulikan cibiran itu. saya rasa itu merupakan cibiran seorang pecundang yang tidak berani melompati kubangan buaya. saya rasa itulah tantangannya masuk jurusan ilmu alam. tantangan yang lebih high level. bukannya tinggi hati, tapi saya menemukan diri saya yang sebenarnya di jurusan ilmu alam
pertemuan pertama dengan pak rduy (lagi) memang lebih menegangkan daripada pertemuan dikelas X dulunya.
beliau pribadi yang memecahkan keheningan dengan joke-joke lucu, beliau pribadi motivator terhadap anak muridnya, beliau membangun lalu mengibarkan kemampuan-kemampuan muridnya, beliau lugas dalam mengajar, sangat menghargai waktu yang tidak pernah saya temui di pengajar-pengajar lain..
waktu itu beliau berkenalan dengan kami satu persatu. kami memberikan sejumlah pertanyaan kepada beliau, beliau menjawab dengan selingan khas beliau yang memecahkan keheningan kami, mengocok perut kami, meneteskan air mata kami karna tertawa melampaui batas
hari itu pun tiba, beliau mendapat jadwal mengajar kelas kami pada hari senin (pelajaran kedua, pukul 9.45 – selesai) dan selasa (pelajaran pertama, pukul 6.30 – selesai)
beliau memberikan rumus-rumus vektor dengan lugas dan serinci-rincinya sampai kami paham betul maksud topik yang kami pelajari pagi itu. dan keesokan harinya, tepat pukul 6.15 beliau sudah duduk rapi bersama laptop dimeja guru. setiap hari selasa pak rudy datang kekelas kami tepat pukul 6.15 tatau mungkin bisa kurang atau lebih. mengapa saya tahu, karena saya tercengang dengan kedisplinan waktu pak rudy
pagi itu menegangkan dan saya tidak akan pernah lupa. pagi itu pak rudy mengadakan tes maju kedepan untuk menuliskan jawaban apa yang diberikan pak rudy dan saya siswi yang duduk dibarisan paling belakang sayap kanan pak rudy dan juga pemegang kunci (karena duduk dipojok belakang) dikagetkan pak rudy yang sedari lamanya memperhatikan saya yang tidak pernah mau menatap mata pak rudy ketika memberikan pertanyaan pada murid lainnya. mungkin pak rudy mengatakan dalam hatinya bahwa saya merupakan sasaran empuknya hehehehe…
dan benar, saya sasaran empuk yang tidak bisa menjawab apa yang ditanyakan pa rudy ![]()
pak rudy menanyakan “coba anda tuliskan rumus besaran vektor…” dan suasana hening……………………saya tdak dapat menjawab nya. lalu saya memutarkan badan menuju tempat duduk dengan langkah gontai bagai mahasiswa(i) yang tidak mendapatkan pekerjaan dengan ijazah sarjananya. tiba-tiba saya malu dan amat kecewa dengan diri saya. apa yang saya lakukan tadi malam!? mengapa saya tidak belajar dengan serius dan benar!? kurang apalagi yang diberikan pak rudy pada pertemuan sebelumnya!!? saya sangat marah dan kecewa. tapi hal dan kejadian tersebut tidak meruntuhkan kemauan saya agar mendapatkan kepuasan dalam pelajaran pak rudy *poni lempar, kepakkan sayap bagaikan superman
*
hari-hari saya lalui dengan kemauan dan niat gigih agar mendapatkan kepuasan dan ketuntasan dalam pelajaran pak rudy.
pak rudy membuat saya kembali percaya dengan pelajaran fisika setelah sekian lama saya tidak mempercayai pelajaran fisika pada kelas X karena selama saya belajar fisika dikelas X saya selalu bertengkar dengan fisika (bukan dengan gurunya), saya tekankan, saya tidak pernah mencapai nilai ketuntasan pada pelajaran fisika dikelas X. terima kasih pak rudy
setiap test tertulis yang pak rudy berikan syukur alhamdulillah nilai saya terus berkembang tidak seperti kura-kura yang jalan ditempat hehhehe
bulan itu memasuki bulan awal ramadhan. karna ada libur panjang, pak rudy memberikan PR yang cukup banyak (sekitar 78 butir soal essay) yang harus kami kerjakan di lembar portofolio dan dikumpulkan saat libur panjang berakhir.
selama bulan ramadhan saya mengerjakan soal-soal tersebut dengan perlahan namun pasti dibantu rekan-rekan saya. selama bulan ramadhan juga kami (murid-murid pak rudy) dan beliau sendiri ramai seliweran di timeline twitter ![]()
sesekali pak rudy mengadakan test ketangkasan dalam mengetikan jawaban dan kemudian dikirimkan melalui “tweet” kepada beliau.
pengalaman pertama yang memberikan kesan positif. keseruan ini berlangsung kurang lebih selama libur panjang ramadhan. setiap hari murid-murid pak rudy terus checking or stalking Mr. Rudy’s timeline. of course I’m the one ![]()
sedikit ingin mencuri curahan hati, pada bulan ramadhan saya menglami masalah percintaan remaja yang mengharuskan saya tetap teguh berdiri dan mengharuskan masalah ini saya tinggal dirumah agar tidak mengusik proses saya belajar. apa yang dikatakan anak jaman sekarang yaitu galau. ya, saya galau selama itu. tapi pak rudy dengan ketidaksengajaan, apa yang diberikan beliau membuat galau saya teralihkan
beliau memberikan test di twitter, saya yang buru-buru harus menyalakan modem dan bersegera menjawab test tersebut tidak merasa terbebani karena saya saat itu mencari kegiatan yang dapat mengalihkan kegalauan tanpa harus berjalan-jalan, melampiaskan pada hal-hal negatif dan bagian terparahnya adalah saya mencari tali lalu menggantungkan nyawa ditali tersebut…tapi untungnya pak rudy menyelamatkan saya dari kegalauan saya saat itu, terima kasih pak rudy
belajar dengan pak rudy tidak lah membosankan. jarang sekali saya mengantuk bahkan mengalihkan pikiran saya pada hal lain. saya terus bahagia tertawa dan beban saya pun hilang.
beliau motivator yang membuat saya percaya saya adalah seorang pemudi yang bertanggung jawab dan berpikiran dewasa walaupun tidak sepantaran dengan badan saya yang kecil sehingga keluarga saya mengatakan saya masih anak kecil.. terima kasih pak rudy
dan tidak lupa, waktu itu saya lagi iseng membaca postingan lama blog pak rudy. saya membaca bahwa istri pak rudy mengalami miom yaitu penyakit seperti kista yang terjadi pada wanita berumur. hal yang dialami istri beliau sama dengan apa yang dialami ibu saya. lalu ditulisan tersebut pak rudy menjelaskan bahwa istrinya mengkonsumsi obat alternatif tradisional yang memanfaatkan hasil hutan murni kalimantan. lalu saya menghubungi pak rudy dan bercerita tentang kesamaan yang dialami istri pak rudy dan ibu saya. lalu pak rudy memberikan saya obat yang terbuat dari kayu dan diserah terimakan pada ibu saya. segera ibu saya senang dan meminum ramuan obat tradisional itu dengan harapan akan sembuh. terima kasih pak rudy
pernah suatu ketika kami diberikan “motivasi Ibu” dimana pak rudy meminta kami dengan sukarela menenangkan diri, menutup mata, berkonsentrasi dengan apa yang beliau katakan agar kami mendapatkan alam bawah sadar.
“motivasi Ibu” sudah pasti menceritakan tentang seorang Ibu dengan kasih sayangnya yang sepanjang masa, tidak pernah surut menyayangi, melindungi, dan memberikan yang terbaik pada anak-anaknya.
diawal kalimat pak rudy meminta kami “bayangkan wajah ibu anda yang semakin hari semakin renta dimakan waktu…” belum sempat pak rudy melanjutkan kalimat seterusnya, saya sudah meneteskan air mata. semakin dalam saya terbawa, semakin bersalah apa yang telah saya perbuat kepada ibu, saya pernah membuat ibu menangis dan kecewa. belum saya temukan ibu tersenyum bahagia melihat saya berhasil menjadi apa yang ibu inginkan. setelah pelajaran berakhir, saya sadar saya masih memiliki waktu yang mungkin cukup banyak saya luangkan untuk ibu. waktu dimana saya bisa membahagiakan ibu dan membuat ibu bangga. tidak lagi membuat ibu menangis dan kecewa. saya pun segera membuka ponsel saya dan mengatakan pada ibu, ” ibu, khanding sangat sayang ibu…. :’) “
tak lupa pak rudy mengatakan bahwa kami anak-anak yang cerdas dalam emosi. terima kasih pak rudy
pada pembagian hasil belajar tengah semester, saya bangga akan diri saya, saya akhirnya mendapat ketuntasan dan kepuasan dalam belajar fisika dikelas XI. tidak sia-sia hasil kerja saya selama tengah semester. tapi saya terus mengatakan pada diri saya, “ini hanya hasil belajar tengah semester, jangan tinggi hati, ulangan semester dan kenaikan masih menunggu. jangan cepat merasa puas dan tidak melakukan progress-progress yang lebih lagi, melainkan lebih meningkatkan lagi secara perlahan agar nantinya tidak jatuh yang terlalu dalam yang mengakibatkan kekecewaan yang sangat nanntinya…”
tidak terasa saya mencurahkan kesan saya sedari adzan azhar hingga adzan maghrib hehehe… sayamerasakan kenyamanan dan ketenangan sehingga lupa akan waktu ![]()
saya mencurahkan ini semua seraya memenuhi tugas pak rudy untuk mengarang indah kesan selama belajar dengan beliau. beliau memberikan tugas ini apabila murid beliau yang belum berhasil mengerjakan miniatur usaha dan energi. sebenarnya saya dan rekan kelompok telah berulang kali melakukan percobaan energi ramah lingkungan namun kami selalu menemukan kegagalan. bukan berarti dengan ini saya menyerah, tapi saya akan terus mencari dan sesegera mungkin mencari dan membuat miniatur energi
dengan ini saya haturkan banyak terima kasih. sebelumnya maafkan perbuatan khanding yang dilihat maupun tidak, yang dirasakan nyata maupun abstrak. kita hanyalah manusia biasa yang tak luput dari dosa namun belajar untuk menghindari kesalahan yang sangat fatal
jangan lupa kunjungi official website beliau, fisikarudy.com
hasil foto yang diambil pak rudy beberapa saat yang lalu…
This slideshow requires JavaScript.



























Noramyako.
Warna cat asli Doraemon adalah kuning. Setelah tahu bahwa telinganya digigit tikus, ia dalam depresi, menyelinap ke atas menara, di mana ia minum ramuan berlabel “kesedihan”. Ketika ia menangis, warna kuningnya luntur & suaranya berubah karena ramuan tersebut.
Ini menjadi misteri yang menarik… mengapa Doraemon dan Dorami disebut sebagai kakak beradik?